Gejala Menopause dan Cara Menundanya

No comment 196 views

Setiap wanita pastilah akan mengalami sebuah masa yang disebut sebagai masa menopause. Apakah menopause itu? Secara mudah, menopause adalah sebuah kondisi dimana seorang wanita tidak lagi mengalami menstruasi atau dengan kata lain berhentinya siklus menstruasi pada wanita. Di samping terhentinya menstruasi, ada gejala menopause lainnya yang akan dirasakan.

Setiap wanita pastilah akan mengalami fase yang satu ini. Menopause disebabkan oleh perubahan hormon pada wanita. Perubahan tersebut dimulai sejak menjelang usia 40 tahun. Secara perlahan ovarium akan mengurangi kerjanya dan kemudian pada usia 50 tahun tubuh secara alamiah akan berhenti memproduksi hormon reproduksi.

gejala menopause

Secara umum menopause terbagi menjadi dua, yaitu menopause dini dan menopause alamiah.

Menopause dini atau menopause prematur adalah menopause yang terjadi sebelum usia wanita 40 tahun. Pada masa ini ovarium sudah tidak lagi memproduksi hormon-hormon reproduksi dalam jumlah normal. Penyebab dari menopause dini adalah karena faktor genetik atau keturunan. Penyebab lainnya adalah karena adanya penyakit autoimun dimana daya tahan tubuh merusak sel-sel dalam tubuh termasuk sel telur di ovarium. Meskipun begitu, belum ada hasil penelitian yang benar-benar dapat membuktikan bahwa dua hal di atas adalah penyebab terjadinya menopause dini.

Jenis menopause yang selanjutnya adalah menopause alamiah. Setiap wanita mengalami menopause di usia yang berbeda-beda. Tapi pada umumnya hal ini terjadi di usia 50 tahunan.

Penyebab Terjadinya Menopause

Secara umum, menopause disebabkan oleh faktor usia. Usia lanjut, yaitu sekitar 50 tahun diyakini sebagai usia dimana seorang wanita tidak dapat memproduksi hormon reproduksi secara normal. Namun selain faktor usia, masih ada penyebab lain dari menopause ini, yaitu:

  1. Tindakan medis

Tindakan medis yang paling memungkinkan menjadi penyebab menopause adalah tindakan pengangkatan rahim atau ovarium. Dengan diangkatnya rahim, maka hormon reproduksi pun tidak dapat diproduksi secara maksimal. Hal ini dapat menyebabkan menopause.

  1. Metode pengobatan kanker

Ada dua metode pengobatan kanker yang cukup terkenal, yaitu radioterapi dan kemoterapi. Kedua metode tersebut ternyata dapat menjadi penyebab menopause. Namun biasanya siklus menstruasi akan kembali normal setelah pengobatan kangker tersebut berhenti. Artinya menopause yang disebabkan oleh radioterapi dan kemoterapi hanya bersifat sementara.

  1. Kondisi kesehatan

Penyakit seperti addison dan sindrom down juga menjadi salah satu penyebab timbulnya menopause.

Kenali Gejala-gejala Menopause

Proses menopause pada setiap wanita tidaklah sama. ada wanita yang mulai proses menopause-nya dengan semakin jauh siklus menstruasinya dan kemudian akan berhenti menstruasii pada usia tertentu. Sementara sebagian yang lain mulai proses menopause dengan cara berhentinya menstruasi secara tiba-tiba. Meskipun setiap wanita memiliki proses menopause tidak sama, tapi setiap menopause diikuti dengan gejala-gejala fisik dan emosional, diantaranya:

  1. Perubahan menstruasi

Menjelang proses menopause wanita akan mengalami perubahan saat menstruasi. Perubahan ini meliputi perubahan frekwensi menstruasi yang bisa semakin lama semakin jauh, volume darah yang keluar bisa semakin sedikit atau justru sebaliknya, dan perubahan-perubahan lainnya.

  1. Vagin4 mengering

Gejala menopause lainnya adalah keringnya vagin4. Dampak dari vagin4 yang kering adalah adanya rasa gatal atau sakit saat melakukan hubung*n seksu*l.

  1. Menurunnya gairah

Menjelang memasuki masa menopause, wanita akan mengalami penurunan dalam gairah bercinta. Hal ini disebabkan adanya penurunan hormon yang dapat memicu libido seksual.

  1. Gangguan tidur

Beberapa wanita yang akan memasuki fase menopause biasanya akan mengalami gangguan tidur. Gangguan tidur seperti insomnia dan sering terbangun di malam hari adalah sesuatu yang sering dirasakannya.

  1. Sulitnya untuk berkonsentrasi

Penurunan produksi hormon reproduksi ternyata juga berpengaruh pada menurunnya daya konsentrasi.

  1. Emosi menjadi tidak stabil

Wanita yang akan memasuki masa menopause akan cenderung memiliki emosi yang tidak stabil. Biasanya mereka akan mudah sedih, mudah marah, uring-uringan, dan depresi. Pada saat itulah dia membutuhkan kehadiran seseorang yang dapat mengerti perasaannya.

  1. Berkeringat di malam hari

Meskipun orang yang berkeringat di malam hari tidak selalu akan mengalami menopause, tapi jika ini terjadidiikuti dengangejala yang lain maka hal itu bisa dikatakansebagai tandaterjadinyamenopause.

  1. Naiknya berat badan

Banyak wanita yang ketika akan memasuki masa menopause mengalami kenaikan berat badan. Hal itu disebabkan lambatnya sistem metabolisme yang terjadi di dalam tubuh sehingga memicu timbunan lemak di dalam tubuh.

  1. Terjadi perubahan pada rambut dan kulit

Gejala menopause lainnya adalah menipisnya rambut. Jika dulu wanita memiliki rambut yang hitam dan lebat, maka saat memasuki masa menopause ini rambut yang hitam dan lebat itu akan rontok dan secara perlahan akan berubah menjadi putih. Bukan hanya rambutnya yang menipis, menopause juga membuat kulit menjadi kering dan kendor.

  1. Rawan terserang infeksi

Infeksi yang rawan menyerang wanita menopause adalah infeksi kandung kemih.

Di atas adalah gejala menopause yang normal dan umum terjadii pada hampir setiap wanita. Meskipun begitu, tidak menutup kemungkinan ada gejala-gejala lain yang tidak wajar,seperti rasa nyeri akibat vagina yang kering, timbul pendarahan, dan berbagai gejala tidak wajar lainnya. jika hal itu terjadi maka harus segera berkonsultasi dengan dokter agar mendapat penanganan yang tepat.

Cara untuk Menunda Menopause

Menopause adalah proses alami yang akan dialami oleh setiap wanita. Meskipun begitu, proses ini dapat ditunda. Jika pada umumnya masa menopause terjadi pada wanita usia 50 tahun, dengan melakukan langkah-langkah tertentu masa menopause tersebut dapat diundur beberapa tahun kemudian. Dibawah ini adalah cara untuk menunda masa menopause:

  1. Hidup sehat

Hidup sehat adalah langkah yang paling baik untuk menunda maasa menopause. Mengkonsumsi air yang cukup dan makan makanan dengan tinggi protein, kalsium, karbohidrat, dan aneka nutrisi lainnya juga dapat menunda proses yang satu ini.

  1. Mengkonsumsi buah dan sayuran segar

Setiap buah dan sayuran memiliki kandungan zat yang bermanfaat bagi tubuh. Masing-masing buah memiliki kandungan yang tidak sama sehingga semakin banyak buah dan sayur yang anda konsumsi maka manfaat yang dapat diambil pun akan semakin banyak.

  1. Olahraga

Selain makanan dan pola hidup, olahraga juga mampu menunda masa menopause. Dengan berolahraga ringan seperti jalan pagi, senam, naik turun tangga, dan lain sebagainya akan membuat tubuh menjadi segar sehingga proses metabolisme pun akan lancar. Hal ini dapat membuat fase menopause menjadi mundur.

  1. Mengurangi beban fikiran

Banyaknya beban yang ada di dalam fikiran akan menyebabkan stres. Jika ini terus berlanjut, maka akan menyebabkan menopause dini. Untuk menghindarinya, kurangi beban fikiran agar tidak membuat stres.

  1. Istirahat yang cukup

Setidaknya orang dewasa membutuhkan waktu tidur 6 jam perharinya. Penuhi kebutuhan tidur ini agar tubuh menjadi segar. selain itu, kurangi begadang karena dapat membuat tubuh menjadi lemas.

  1. Mengkonsumsi madu dan royal gelly

Cara lainnya untuk menunda menopause adalah dengan mengkonsumsi madu dan royal gelly. Di dalam madu terkandung aneka zat yang sangat baik untuk tubuh, seperti asam lemak esensial, asam amino,, vitamin B kompleks, protein,mineral, dan enzim. Zat-zat tersebut dapat membantumeregenerasi sel-sel mati di dalam tubuh.

  1. Konsumsi daun kemangi

Di dalam setangkai daun kemangi terkandung zat yang dapat memperlancar produksi hormon estrogen dan androgen. Selain itu, daun kemangi juga mengandung zat stigmaasterol, senyawa boron dan anetol. Kandungan tersebut diyakini dapat merangsang produksi zat triptofan dan sel telur sehingga secara otomatis masa menopause pun dapat ditunda.

Itulah tadi pembahasan tentang gejala-gejala menopause dan cara untuk menundanya. Semoga pembahasan tersebut bermanfaat.

Posting Gejala Menopause dan Cara Menundanya ditampilkan lebih awal di Aladokter.

author
Author: