Cara Menidurkan Bayi dengan Metode Ampuh

No comment 115 views

Salah satu kesulitan yang paling sulit Bunda hadapi adalah ketika mendapati bayi sulit tidur. Biasanya bayi akan rewel dan menangis, Bunda pun harus mencari cara menidurkan bayi yang efektif sehingga tak rewel lagi.

Rasa lapar, haus, tidak terpenuhi keinginannya merupakan faktor-faktor yang membuat sang bayi rewel dan tak mau tidur. Namun jangan khawatir, berikut kami bagikan cara menidurkan bayi yang bisa Bunda lakukan.

cara menidurkan bayi

# Mengatasi Penyebab bayi sulit tidur

Langkah pertama ini sangatlah penting, karena bayi yang sulit tidur pasti memiliki sebab khusus. Oleh sebab itu sebaiknya Bunda mencari tahu mengapa bayi sulit tidur, dengan begitu kita dengan mudah mengatasinya.

  • Bayi merasa lapar. Bila bayi sulit tidur karena lapar, cobalah memberikan ASI pada bayi atau bila usia anak sudah di atas enam bulan bisa diberikan susu formular. Saat diberikan ASI atau susu formula bayi akan diam karena bayi mendapatkan makanan kesukaannya. Selain itu, bayi juga merasa kenyang dan setelah itu bayi akan mengantuk.
  • Pakaian Bayi yang membuat tidak nyaman. Bukan hanya pada orang dewasa saja yang bisa merasakan ketidaknyamanan. Bayi juga bisa merasakan ketidaknyamanan, cobalah cek pakaian bayi. Apakah pakaian bayi kotor, basah, atau kekecilan, dan yang lainnya. Coba segera atasi masalah tersebut. jika bayi merasakan ketidaknyamanan maka bayi akan menjadi sulit tidur.
  • Popok bayi yang penuh. Periksalah popok bayi, bisa jadi alasan bayi sulit tidur adalah popok yang penuh. Jika memang demikian, segera ganti dan bersihkan sehingga bayi akan merasa nyaman dan mudah untuk tidur.
  • Masalah kesehatan. Masalah kesehatan bisa mengganggu tidur bayi. Bayi yang sulit tidur, rewel, dan terus menangis mungkin mengindikasikan bahwa bayi sedang sakit (alergi, demam, dan yang lainnya). Segera periksa ke dokter untuk segera ditangani. Jika masalah ini ditangani, bayi akan menjadi tenang dan bunda tidak sulit untuk menidurkan bayi.
  • Tidak nyaman dengan suasana atau lingkungan. Jika bayi sulit tidur dan Bunda bingung untuk mengatasinya, cobalah periksa lingkungan Bunda. Apakah di lingkungan Bunda berisik, suhu ruangan yang terlalu panas atau dingin, atau mungkin karena banyak nyamuk. Atasi masalah yang dapat mengganggu kenyamanan bayi agar bayi Bunda mudah untuk tidur.

Dengan mengatasi penyebab bayi sulit tidur, maka sampai disni biasanya Bunda sudah berhasil dan tidak perlu lagi mencari cara menidurkan bayi, namun jika masih belum mempan lanjutkan cara di bawah ini.

# Hindari Kontak Mata

Kontak mata akan membuat bayi mendapatkan interaksi sehingga perhatiannya tertuju dan selalu waspada. Di samping itu, kontak mata juga dapat merangsang bayi sehingga denyut jantung bayi akan meningkat dan meningkatkan tekanan darah bayi, sehingga bayi menjadi sulit tidur.

# Pijat Bayi

Pijat bayi memiliki banyak manfaat, salah satunya adalah dapat membuat bayi menjadi rilex (nyaman). Pijat bayi dapat menurunkan hormon kortisol (hormon penyebab stres), sehingga bayi menjadi lebih tenang dan mudah tidur.

Namun dalam melakukan pijat bayi, sebaiknya Bunda melakukannya jika Bunda telah belajar bagaimana cara memijat bayi yang benar (bukan mengurut bayi). Bunda dapat meminta mengajarkan pijat bayi kepada bidan atau dokter yang ahli dalam hal ini.

# Menggunakan 4 Metode Menidurkan Bayi

Ada cara yang dapat menidurkan bayi, metode-metode ini sudah banyak digunakan oleh sebagian orang tua untuk dapat menidurkan bayi. Berikut Metode menidurkan bayi:

1. Metode Long Good Bye

Dilakukan dengan cara menidurkan bayi di tempat tidur hingga mengantuk, jika bayi rewel atau menangis Bunda menepuk-nepuknya secara pelan hingga bayi kembali tertidur. Bagi Bunda yang menggunakan metode ini, jangan terburu-buru untuk meninggalkan bayi. Jangan terburu-buru juga untuk langsung menggendongnya ketika bayi menangis keras. Lakukan metode ini perlahan hingga terbiasa.

2. Metode No Cry

Memerlukan kedekatan pada sang buah hati serta memerlukan perhatian yang lebih untuk sang buah hati. Bunda harus mencurahkan waktu sepenuhnya pada buah hati. Menemani bayi tidur sepanjang malam, saat bayi menangis Bunda dapat segera memberikan sentuhan kasih sayang serta memenuhi kebutuhannya.

3. Metode Feberizing

Metode cara menidurkan bayi ini dipopulerkan oleh Dr. Richard Ferber M.D. Beliau adalah Direktur Klinik Gangguan Tidur Pada Anak di Rumah sakit Anak di Boston M.D. Richard Ferber juga seorang penulis buku “Solve Your Child’s Sleep Problems”.

Mungkin banyak Bunda tidak merasa tega untuk menerapkan metode ini, cara dari metode ini yaitu membiarkan anak menangis. Saat bayi menangis, tunggu dulu sebentar, biarkan selama lima menit. Jika lima menit terlalu lama, menurut Dr. Ferber Bunda bisa melakukan secara perlahan. Mulai dari 2 menit, 4 menit, 6 menit, 8 menit dan seterusnya.

Setelah itu Bunda dapat melihat keadaan bayi dengan memberikan suara lembut tujuannya adalah untuk menenangkannya. Saat melihat keadaan bayi jangan menggendong bayi. Setiap malam Bunda bisa menambahkan waktu, sampai Bunda tidak perlu untuk melihat mengintip keadaan bayi. Metode ini bisa Bunda rasakan setelah beberapa hari. Metode ini disarankan digunakan pada bayi berusia di atas enam bulan.

Namun perlu diperhatikan, sebelum melakukan metode cara menidurkan bayi ini, pastikan tidak ada penyebab yang membuat sang buah hati menangis seperti, popok bayi yang penuh, bayi sedang sakit, dan yang lainnya.

4. Metode Self Shooting

Membiarkan bayi tidur sendiri dengan cara membiarkan jadwal tidur dan menenangkan sang buah hati dengan verbal (menggunakan suara Bunda sendiri untuk menenangkannya). Bunda bisa memulainya dengan memandikan bayi dengan air hangat, lalu membacakan sebuah cerita dengan lampu yang redup atau Bunda bisa menyanyikan dengan lembut daftar lagu yang sang buah hati suka sebagai pengantar tidurnya.

Semoga beberapa cara menidurkan bayi yang telah diberikan, dapat mengatasi kesulitan Bunda dalam menghadapi sang buah hati yang sulit tidur.

Posting Cara Menidurkan Bayi dengan Metode Ampuh ditampilkan lebih awal di Aladokter.

author
Author: